
Setiap pulang sekolah, Rizki tidak langsung pulang untuk bermain seperti anak seusianya.

Di bawah panas matahari, dengan langkah tertatih menggunakan satu kaki, bocah kelas 8 SMP ini justru berjalan dari kampung ke kampung sambil membawa dagangan minuman di tangannya.
“Kadang sudah muter jauh, tapi belum tentu ada yang beli…”
Rizki, anak difabel sejak lahir. Kondisi tubuhnya membuat ia cepat lelah dan kesulitan berjalan jauh. Namun di usia yang baru sekitar 14 tahun, Rizki sudah memikul beban yang bahkan terlalu berat untuk orang dewasa.

Sang ibu sering sakit lambung dan tak lagi kuat bekerja terlalu berat. Sejak itu, Rizki memilih ikut berjuang demi dapur mereka tetap mengepul. Sepulang sekolah, tanpa mengeluh, ia berkeliling menjajakan dagangan demi membawa pulang sedikit uang untuk makan hari itu.
Namun kenyataannya tidak selalu mudah. Ada hari di mana dagangannya tidak berlaku sama sekali. Pulang dengan tubuh gemetar menahan lelah. Bahkan sering kali ia hanya menunduk saat orang-orang melewatinya begitu saja.
Tapi Rizki tidak pernah menyerah. Dalam pikiran hanya ada satu hal, “Yang penting ibu bisa makan dan obatnya tetap ada…”
Sahabat peduli, di saat banyak anak seusianya masih menikmati masa remaja, Rizki justru harus bertahan melawan kerasnya hidup dengan keterbatasan fisiknya.
Hari ini, yuk kita bantu perjuangan Rizki dan ibu, dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
![]()
Menanti doa-doa orang baik