
"Kalau saya yang sakit, mungkin tidak apa-apa. Tapi melihat anak sendiri kesakitan setiap hari, itu rasanya jauh lebih sakit."
Mungkin itulah yang dirasakan orangtua Silvi. Tak ada yang lebih mereka inginkan selain melihat putri kecilnya bisa tersenyum dan bermain seperti anak-anak lain.

Tapi kenyataannya, di usia 9 tahun, berat badan Silvi justru terus menyusut hingga tinggal sekitar 9 Kg. Tubuhnya yang dulu berat 16Kg kini semakin kurus, tulang-tulangnya mulai terlihat jelas, dan sebagian besar waktunya hanya dihabiskan dengan berbaring karena tubuhnya sudah terlalu lemah.
Bayangkan, saat anak-anak seusianya berlarian ke sana kemari, Silvi justru harus berjuang melawan rasa sakit yang datang hampir setiap hari.
Sejak bayi, Silvi didiagnosis menderita epilepsi, TBC usus, dan gizi buruk. Hampir setiap malam tubuh mungilnya kejang. Bahkan perubahan cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin saja bisa membuat kejang datang tiba-tiba.

Yang lebih memilukan, untuk buang air besar pun Silvi harus dibantu dengan obat. Biasanya hanya bisa dilakukan seminggu sekali. Setiap kali itu terjadi, tangisnya pecah karena tak sanggup menahan rasa sakit.
"Kadang saya cuma bisa mengelus kepalanya sambil bilang, 'Sabar ya, Nak.' Padahal sebagai orang tua, saya ingin sekali menggantikan rasa sakit itu."
Dokter menyarankan agar Silvi rutin mengonsumsi susu bernutrisi tinggi supaya berat badannya kembali naik dan tubuhnya lebih kuat. Namun, satu kaleng susu berharga ratusan ribu rupiah dan hanya cukup untuk beberapa hari.

Bagi keluarga Silvi, itu bukanlah biaya yang mudah dipenuhi.
Ayah Silvi bekerja sebagai buruh jahit dengan upah sekitar Rp300 per potong baju. Demi kesembuhan putrinya, motor keluarga sudah dijual, ponsel digadaikan, bahkan mereka rela berutang agar Silvi tetap bisa berobat.
Kini perjuangan mereka semakin berat. Terapi rutin Silvi sudah tidak lagi ditanggung BPJS karena usianya sudah lebih dari 7 tahun. Padahal, tanpa terapi dan asupan gizi yang cukup, kondisi Silvi bisa terus memburuk.
#Sahabatpeduli, maukah menjadi bagian dari harapan Silvia? Sekecil apa pun bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan pengobatan, terapi, dan nutrisi yang Silvi butuhkan agar terus berjuang menuju kesembuhan.
Mari salurkan niat baikmu melalui:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik