
Tubuh mungil Ayla belum genap berusia lima bulan. Namun, sejak lahir, ia sudah harus berjuang menghadapi benjolan di bagian tulang ekornya yang semakin hari semakin membesar. Rasa sakit yang datang membuat Ayla sering menangis hingga sulit tidur terlentang.

Namanya Ayla Futri Sabrin. Bayi kecil asal Desa Padengo, Kabupaten Gorontalo, ini merupakan anak pertama dari pasangan petani yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Di usia yang seharusnya dipenuhi kenyamanan dan kasih sayang, Ayla justru harus menghadapi penyakit yang membutuhkan penanganan serius.
Awalnya, keluarga Ayla berusaha mencari kesembuhan melalui pengobatan tradisional. Namun, tak ada perubahan yang terlihat.
Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, orang tua Ayla kemudian membawanya ke RS Ainun untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter mendiagnosis Ayla mengalami spina bifida, yaitu kelainan bawaan yang terjadi ketika tulang belakang dan jaringan di sekitarnya tidak terbentuk sempurna.
Dokter menyarankan agar Ayla menjalani operasi bedah saraf di rumah sakit rujukan di Manado atau Makassar. Namun, hingga kini, tindakan tersebut belum bisa dilakukan karena keluarga terkendala biaya. Padahal, benjolan di tubuh Ayla terus membesar dan membuatnya kesulitan untuk beristirahat dengan nyaman.

Di rumah sederhana mereka, kedua orang tua Ayla berusaha bertahan dengan penghasilan ayah yang tidak menentu. Sang ayah bekerja sebagai petani dengan mengandalkan upah dan hasil panen padi. Dalam sebulan, penghasilannya paling tinggi sekitar Rp1 juta. Itu pun belum tentu didapatkan setiap bulan.
Ketika memiliki uang, sang ayah berusaha membeli dan menyimpan beras untuk persediaan makan keluarga selama sebulan. Sebab, pekerjaan tidak selalu tersedia setiap hari. Sementara itu, sang ibu lebih banyak berada di rumah untuk merawat Ayla dan memastikan kebutuhan kecilnya tetap terpenuhi.
Kini, keluarga Ayla dihadapkan pada kebutuhan pengobatan yang jauh melampaui kemampuan mereka. Untuk bisa menjalani operasi, Ayla harus dirujuk ke luar daerah, yang tentu membutuhkan biaya tidak sedikit. Mereka hanya bisa berharap ada uluran tangan yang membantu putri kecilnya mendapatkan penanganan yang dibutuhkan.

Di usia yang masih begitu dini, Ayla berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang seperti bayi lainnya. Orang tuanya ingin melihat Ayla tumbuh sehat, bisa beristirahat dengan nyaman, dan menjalani masa kecil tanpa terus dibayangi rasa sakit.
#SahabatPeduli, Bersama, kita bisa meringankan perjuangan keluarga kecil ini agar Ayla mendapat penanganan medis yang dibutuhkan. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi jalan bagi Ayla untuk tumbuh lebih sehat dan membawa kebahagiaan bagi kedua orang tuanya.
Salurkan niat baikmu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik