
Suaminya telah pergi. Penglihatannya perlahan hilang. Tubuhnya pun terus berjuang melawan sakit. Namun, Bu Tutu tidak punya pilihan untuk menyerah.
Sebab di rumah, ada dua anak kecil yang masih menunggunya.
Namanya Bu Tutu, usianya baru 40 tahun. Tahun lalu, ia harus kehilangan suami yang selama ini menjadi teman sekaligus tempat berbagi dalam menjalani kehidupan.

Kini, Bu Tutu harus membesarkan dua anaknya yang masih berusia 10 dan 9 tahun seorang diri.
Di tengah kehilangan itu, Bu Tutu juga sedang berjuang melawan kelebihan cairan di otak. Kondisi tersebut membuat bagian kanan wajahnya turun dan membentuk gumpalan besar hingga menutupi mata kanannya. Kini, ia sudah kehilangan penglihatan dari mata tersebut.
Berat, tentu saja. Tapi setiap hari Bu Tutu tetap mencoba bertahan.
Saat ini, ia mengurus rumah wakaf milik umat sekaligus menjadi pengurus majelis sholawat. Di tengah sakit dan kesedihannya, ia masih berusaha dekat dengan dzikir dan sholawat.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Bu Tutu hanya mengandalkan berjualan pulsa kecil-kecilan. Ia juga masih menggunakan tabungan peninggalan almarhum suaminya yang kini semakin menipis.
Sementara itu, kebutuhan kedua anaknya terus berjalan.
Ada makanan yang harus disiapkan. Ada kebutuhan sekolah yang harus dipenuhi. Dan ada pengobatan yang juga membutuhkan biaya.

Bayangkan menjadi seorang ibu yang sedang sakit, kehilangan pasangan, tidak memiliki penghasilan tetap, tetapi tetap harus memikirkan masa depan dua anaknya.
Bu Tutu mungkin tidak mampu mengubah semua keadaan yang sedang dihadapinya. Namun, kita bisa membantu agar perjuangannya tidak terasa sendirian.
Donasi yang diberikan akan membantu kebutuhan hidup sehari-hari, biaya pengobatan, serta mendukung usaha kecil Bu Tutu agar ia memiliki penghasilan untuk terus memenuhi kebutuhan keluarganya.
Bu Tutu sudah kehilangan suaminya dan sebagian penglihatannya. Jangan sampai ia juga kehilangan harapan untuk terus membesarkan kedua anaknya.
Mari kita hadir menjadi bagian dari perjuangan Bu Tutu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik