
“Kadang saya cuma duduk lama di depan rumah… lihat orang lewat. Dalam hati suka bertanya, kalau suatu hari saya sakit atau meninggal… siapa yang akan tahu?”
— Pak Sugeng
Mungkin itulah kegelisahan yang selama ini di pendam Pak Sugeng. Menjalani hari-hari seorang diri, tanpa keluarga, tanpa tempat bercerita, dan tanpa siapa yang akan menolong saat dirinya membutuhkan bantuan.

Sejak lahir, Pak Sugeng hidup dalam kondisi difabel. Kakinya tak mampu membawanya berdiri ataupun berjalan seperti orang lain. Untuk berpindah tempat, ia harus merayap perlahan menggunakan tangan yang kini mulai melemah dimakan usia.
Di rumah kecil peninggalan orang tuanya yang mulai rapuh, Pak Sugeng menghabiskan hari-harinya dalam sunyi. Tidak ada suara anak-anak, tidak ada keluarga yang menemani, bahkan sekadar teman berbincang pun tak ia miliki. Yang menemaninya hanyalah dinding rumah yang kusam dan kesepian yang terus datang setiap hari.

Untuk makan sehari-hari, Pak Sugeng hanya berharap pada kepedulian tetangga sekitar. Kadang ada yang datang membawa makanan, namun tak jarang ia harus bertahan dengan apa yang ada. Dalam kondisi fisiknya, Pak Sugeng sudah tidak mampu bekerja ataupun mencari nafkah sendiri.
Di samping tempat duduknya, ada sebuah radio tua yang dulu menjadi penghibur di tengah sepinya hidup. Namun kini radio itu telah rusak. Tak ada lagi suara yang menemani malam-malam panjangnya.

Sahabat peduli, mungkin bagi sebagian orang hidup Pak Sugeng terlihat biasa. Namun di balik diamnya, ada rasa takut, sedih, dan kesendirian yang ia tanggung sendirian setiap hari.
Hari ini, kita bisa menjadi alasan Pak Sugeng untuk tetap merasa bahwa ia tidak sendiri. Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, membantu memperbaiki tempat tinggalnya, serta menyediakan bantuan penunjang agar Pak Sugeng dapat menjalani hidup dengan lebih layak.
Mari kirimkan bantuan terbaik untuk Pak Sugeng. Karena sekecil apa pun kepedulian kita, bisa menjadi harapan besar bagi seseorang yang hampir kehilangan tempat untuk bersandar.
Salurkan niat baikmu dengan cara :
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.