
“Ini jualannya belum laku, terus di rumah nggak ada beras, jadi belum ada uang untuk belinya...”
Ucapan itu terlontar dari mulut seorang anak berusia 11 tahun yang seharusnya sedang bermain dan belajar bersama teman-temannya. Namun bagi Algifari, masa kecil tak berjalan seperti yang seharusnya.

Sepulang sekolah, Algifari tidak langsung pulang untuk beristirahat. Ia membawa emping dagangannya dan berkeliling menjajakannya dari satu tempat ke tempat lain. Di bawah terik matahari, ia terus berjalan berharap ada yang membeli dagangannya.
Sejak sang ayah meninggal. ia masih berusia 7 bulan, Algifari tumbuh sebagai anak yatim. Sang ibu harus berjuang seorang diri menghidupi tiga orang anak dengan usaha emping rumahan yang penghasilannya tidak menentu.
Ketika dagangan sepi dan modal usaha habis, kebutuhan keluarga pun ikut terancam. Bahkan untuk membeli beras saja, mereka sering kali harus menunggu hasil jualan hari itu.

Di tengah segala keterbatasan, Algifari tetap berusaha membantu ibunya. Dengan langkah kecilnya, ia ikut memikul beban yang seharusnya belum perlu ia rasakan di usia semuda itu.
Sepasang sepatu lusuh yang sudah sobek menjadi saksi perjuangannya setiap hari. Mirisnya, sepatu itu harus dipakai bergantian dengan sang adik agar mereka tetap bisa bersekolah.
Meski sering berjalan jauh di bawah panas matahari dan kakinya terasa perih karena alas kaki yang tak lagi layak, Algifari tak pernah menyerah.
“Kalau aku nggak jualan, nanti di rumah makan apa ya...?” Mungkin itulah yang sering terlintas di benak Algifari.
Di balik perjuangannya, Algifari menyimpan mimpi sederhana. Ia ingin terus sekolah, melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren, dan belajar agama dengan sungguh-sungguh. Meski hidup tanpa kasih sayang seorang ayah, ia tetap berusaha menatap masa depan dengan penuh harapan.

Sahabat Peduli, bahu kecil Algifari terlalu berat memikul beban yang begitu besar. Hari ini, kita bisa membantu meringankan perjuangannya.
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu kebutuhan hidup keluarga Algifari, mendukung usaha kecil sang ibu, memenuhi kebutuhan sekolah, serta membantu mewujudkan cita-cita Algifari untuk melanjutkan pendidikan.
Mari hadirkan harapan untuk Algifari. Karena bantuan yang kita berikan hari ini bisa menjadi langkah besar bagi masa depan seorang anak yang sedang berjuang demi keluarganya.
Mari, salurkan niat baikmu dengan cara :
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
![]()
Menanti doa-doa orang baik