
“Tumornya makin membesar, rasanya sakit, panas, dan perih... tapi saya tetap jualan gorengan demi anak-anak.” – Bu Iyus
Di tengah rasa sakit yang terus menghantui, Bu Iyus (41 tahun) tetap bangkit setiap hari untuk menjajakan gorengan demi menyambung hidup. Di Kampung Ciwaru, RT 02 RW 09, Desa Bojongmekar, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, beliau menjalani hari-harinya sambil mengantar anak ke sekolah, menahan rasa nyeri dari tumor besar seukuran bola basket yang tumbuh di pipinya.

Benjolan tersebut bukan hanya besar, tapi juga sangat menyakitkan, perih, panas, dan sering meradang. Bu Iyus sempat memulai pengobatan di salah satu rumah sakit di Bandung, namun harus menghentikannya karena sedang mengandung anak ke-4. Pengobatan seperti kemoterapi dan radiasi tidak bisa dilanjutkan karena dapat membahayakan janin, dan juga karena keterbatasan biaya.
Kini, setelah melahirkan, Bu Iyus ingin sekali melanjutkan pengobatannya. Namun apa daya, biaya untuk makan saja masih kekurangan, apalagi untuk berobat.
"Saya mau lanjut berobat, tapi biaya tidak ada... untuk makan aja masih sering kurang." – Bu Iyus

Setiap hari, ia hanya mendapatkan penghasilan Rp10.000–15.000 dari jualan gorengan. Sementara suaminya bekerja sebagai kuli bangunan yang penghasilannya tidak menentu.
#Sahabatpeduli, Mari Kita Jadi Harapan untuk Kesembuhan Bu Iyus...
Kita bisa membantu Bu Iyus untuk melanjutkan pengobatannya yang tertunda, agar ia bisa sembuh, kembali sehat, dan mengurus anak-anaknya tanpa harus terus menahan derita.

Bersama Kita Bisa Ringankan Deritanya,
“Siapa yang menolong saudaranya di dunia, Allah akan menolongnya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)
Yuk bantu Bu Iyus agar tidak terus menunda pengobatannya karena keterbatasan biaya.
Klik Donasi Sekarang dan jadi bagian dari perjuangannya melawan tumor ganas yang menggerogoti wajah dan semangat hidupnya.
