Pasca Ramadan, Rumah Anak Bisa Salurkan Al-Qur’an untuk 66 Anak di Jember

semakinpeduli.com, Jember (28/3) – Dalam semangat menjaga keberkahan Ramadan agar terus berlanjut, Rumah Anak Bisa kembali menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an kepada anak-anak di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pada tanggal 28 Maret 2026.

Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan, khususnya bagi anak-anak yang tetap melanjutkan kegiatan belajar mengaji setelah Ramadan usai. Penyaluran dilakukan di dua lokasi, yaitu:
– Musholla Mu’allimi, Dusun Purwosari RT/RW 002/009, Desa Tanjungsari, Kecamatan Umbulsari.
– TPQ Sunny Qur’ani, Purwosari RT/RW 001/011, Kecamatan Umbulsari.

Sebanyak 66 anak menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini. Bantuan berupa Al-Qur’an diharapkan dapat mendukung aktivitas belajar mengaji mereka, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga di hari-hari setelahnya.

Momentum pasca Ramadan seringkali menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga konsistensi ibadah, termasuk dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Melalui program ini, Rumah Anak Bisa ingin mendorong agar semangat belajar Al-Qur’an yang telah tumbuh selama bulan suci tetap terjaga dan terus berkembang.

Kegiatan penyaluran berlangsung dengan lancar dan penuh antusias. Anak-anak yang menerima bantuan tampak bahagia dan semakin termotivasi untuk belajar mengaji dengan fasilitas yang lebih layak.

Anak-anak penerima manfaat turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Terima kasih kepada Rumah Anak Bisa dan para donatur, semoga lancar dan sukses selalu.”

Melalui program ini, Rumah Anak Bisa berharap dapat terus menghadirkan manfaat berkelanjutan, serta menjadi bagian dari upaya menumbuhkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Penghujung Ramadan, Rumah Anak Bisa Berbagi Parcel Lebaran untuk Anak Yatim

semakinpeduli.com, Bekasi – Penghujung Ramadan menjadi momen penuh kehangatan bagi 25 adik yatim yang hadir di aula Rumah Anak Bisa pada 16 Maret 2026. Melalui kegiatan santunan dan berbagi parcel Lebaran, kebahagiaan sederhana hadir dari pertemuan, doa, dan kepedulian yang dirasakan bersama.

Kegiatan ini diawali dengan persiapan parcel Lebaran yang telah dipersiapkan untuk dibagikan. Seiring berjalannya acara, suasana semakin terasa hangat dengan adanya sambutan singkat dan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh harap.

Momen paling berkesan hadir saat pembagian bingkisan parcel Lebaran dan uang saku. Raut bahagia dan senyum tulus dari adik-adik yatim menjadi gambaran nyata bahwa perhatian kecil dapat berarti besar bagi mereka.

Melalui kegiatan ini, Rumah Anak Bisa berharap kebahagiaan di penghujung Ramadan ini dapat menjadi kenangan indah sekaligus penyemangat bagi adik-adik dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menitipkan kebaikannya, hingga akhirnya sampai dan dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan.

Rumah Anak Bisa Salurkan Bantuan Sembako untuk Ibu Rahmah di Pulau Ende

semakinpeduli.com, Ende – Rumah Anak Bisa kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada 14 Maret 2026, bantuan berupa paket sembako disalurkan kepada Ibu Rahmah di Desa Redodori, Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi Ibu Rahmah (79), seorang lansia yang tinggal bersama cucunya. Dalam kesehariannya, Ibu Rahmah bertahan hidup dari hasil menenun kain, yang biasanya membutuhkan waktu hingga tiga bulan untuk menyelesaikan satu tenunan.

Dengan keterbatasan yang dimiliki, Ibu Rahmah tetap berusaha menjalani hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama cucunya. Kehadiran bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan harian mereka.

Rumah Anak Bisa menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam program ini. Dukungan dan kepedulian yang diberikan menjadi harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal yang membawa keberkahan bagi semua pihak.

Berbagi Kebahagiaan Ramadan Lewat Bukber Gratis Bersama Ojol

semakinpeduli.com – Rabu, 11 Maret 2026, tim dari Rumah Anak Bisa menggelar kegiatan buka puasa bersama para pengemudi ojek online (ojol). Kegiatan ini berlangsung di Warung Nasi Sederhana Putri Kembar yang berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan buka puasa gratis ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kepada para ojol yang setiap hari berjuang di jalan untuk mencari nafkah. Setelah seharian bekerja mengantar penumpang dan pesanan, para ojol yang hadir dapat beristirahat sejenak sambil menikmati hidangan berbuka puasa bersama. 

@rumahanakbisa

Berbagi kebaikan Ramadhan hanya di rumahanakbisa.org 💚✨ Info zakat fitrah di Rumah Anak Bisa bisa langsung DM tiktok, instagram dan whatsapp kami 🙌 . . . #takjilojol #bukbergratis #bukberojol

♬ suara asli – Rumah Anak Bisa – Rumah Anak Bisa

Suasana kebersamaan terasa hangat ketika para ojol mulai berdatangan menjelang waktu berbuka. Mereka duduk bersama, berbincang santai, dan menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan. Para karyawan Rumah Anak Bisa juga turut membersamai momen tersebut, menyapa dan berbagi cerita dengan para ojol yang hadir.

Melalui kegiatan ini, Rumah Anak Bisa ingin menghadirkan momen berbagi yang sederhana namun bermakna. Bagi para ojol yang bekerja sepanjang hari tanpa kepastian penghasilan, kesempatan untuk berbuka dengan makanan hangat dan suasana kebersamaan menjadi hal yang sangat berarti.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan saling berbagi dapat menghadirkan kebahagiaan, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para pejuang nafkah di jalan yang setiap hari bekerja keras demi keluarga mereka.

Di Momen Nuzulul Qur’an, Rumah Anak Bisa Salurkan Al-Qur’an untuk Santri MDTA Yasmuju NW Perigi, NTB

semakinpeduli.com, Lombok Timur – Memaknai momentum Nuzulul Qur’an, Rumah Anak Bisa menyalurkan bantuan mushaf Al-Qur’an untuk para santri di pelosok. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 Maret 2026 sebagai bentuk dukungan agar para santri dapat belajar Al-Qur’an dengan lebih baik dan nyaman.

Penyaluran bantuan dilakukan di MDTA Yasmuju NW Perigi, yang berlokasi di Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 20 santri menjadi penerima manfaat dari program ini.

Bantuan yang diberikan berupa 15 mushaf Al-Qur’an dan 5 buku Iqra yang dapat digunakan para santri dalam kegiatan belajar mengaji sehari-hari. Diharapkan dengan adanya bantuan ini, para santri semakin bersemangat dalam mempelajari serta mengamalkan Al-Qur’an.

Melalui program ini, Rumah Anak Bisa ingin menghadirkan dukungan nyata bagi para santri di daerah yang masih membutuhkan fasilitas belajar yang memadai. Setiap mushaf yang diberikan diharapkan menjadi sumber pahala jariyah yang terus mengalir bagi para donatur yang telah berpartisipasi.

Mari terus lanjutkan kebaikan dengan menghadirkan Al-Qur’an untuk para santri di berbagai pelosok negeri. Semoga setiap dukungan yang diberikan dapat menjadi manfaat besar bagi generasi penerus umat.

Rumah Anak Bisa Salurkan Bantuan untuk Adik Sahram di Lombok Timur

semakinpeduli.com, Lombok Timur – Rumah Anak Bisa kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada 2 Maret 2026, bantuan diberikan kepada Adik Sahram yang tinggal di Desa Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi yang dialami Sahram dan keluarganya. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, snack, pakaian, serta uang tunai yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sahram (16) telah mengalami kelainan kulit kronis sejak usianya sekitar enam bulan. Hingga saat ini, penyebab pasti dari penyakit yang dialaminya masih belum diketahui. Kondisi tersebut membuat Sahram harus menjalani kehidupan dengan berbagai keterbatasan. Rasa sakit yang datang silih berganti menjadi bagian dari kesehariannya sejak kecil.

Kondisi kesehatan yang dialaminya juga membuat Sahram belum pernah merasakan kesempatan untuk bersekolah seperti anak-anak pada umumnya. Meski demikian, Sahram tetap berusaha menjalani hari-harinya dengan penuh ketabahan.

Situasi keluarga Sahram pun tidak mudah. Ayahnya mengalami sakit parah pada bagian kaki yang membuatnya tidak lagi mampu bekerja. Kondisi tersebut membuat perekonomian keluarga semakin sulit. Di usia yang masih sangat muda, Sahram berusaha membantu memenuhi kebutuhan keluarga sebisanya.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Anak Bisa hadir untuk memberikan dukungan dan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap Sahram dan keluarganya. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban yang harus mereka jalani sehari-hari.

Selain itu, kehadiran bantuan ini juga menjadi wujud nyata bahwa masih banyak pihak yang peduli dan ingin membantu mereka yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Dukungan dari para donatur menjadi bagian penting dalam menghadirkan harapan baru bagi Sahram dan keluarganya.

Rumah Anak Bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dan mendukung program bantuan ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan dapat menjadi amal yang penuh keberkahan dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Ke depan, Rumah Anak Bisa akan terus berupaya menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari kepedulian dan semangat berbagi bersama.

Penuh Kehangatan, Rumah Anak Bisa Membagikan Takjil untuk Yatim, Dhuafa, dan Pekerja Jalanan

semakinpeduli.com, Bekasi – Dalam semangat berbagi di bulan Ramadan, Rumah Anak Bisa melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026, bertempat di kantor Rumah Anak Bisa yang berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sebanyak 82 paket takjil berhasil disalurkan kepada adik-adik yatim dan dhuafa, serta para pekerja jalanan yang masih menjalankan aktivitasnya hingga menjelang waktu berbuka puasa. Para penerima manfaat terdiri dari anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan serta pekerja informal seperti ojek, pemulung, dan pedagang kecil yang melintas di sekitar kantor.

PProses dimulai sejak siang hari dengan menyiapkan dan mengemas hidangan takjil ke dalam boks satu per satu. Menjelang sore, tim kemudian turun langsung membagikan paket takjil kepada para penerima manfaat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Wajah-wajah yang semula tampak lelah perlahan berubah menjadi senyum saat menerima paket berbuka. Momen sederhana ini menjadi pengingat bahwa perhatian kecil dapat menghadirkan dampak yang begitu berarti.

Program berbagi takjil ini merupakan bagian dari komitmen Rumah Anak Bisa untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan, terlebih di bulan yang penuh keberkahan. Meski jumlahnya tidak besar, 82 paket takjil diharapkan dapat membantu meringankan beban serta menghadirkan kebahagiaan sederhana saat berbuka puasa.

Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui Rumah Anak Bisa. Dukungan dan kepedulian yang diberikan menjadi alasan kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan menjadi amal jariyah dan dibalas dengan keberkahan serta kelapangan rezeki.