Hadirkan Khusyuk di Bulan Ramadan, Rumah Anak Bisa Salurkan Karpet Masjid ke Sumsel dan NTT

semakinpeduli.com – Dalam momentum bulan suci Ramadan, Rumah Anak Bisa menyalurkan bantuan sarana ibadah berupa karpet masjid ke dua rumah ibadah di wilayah Sumatera Selatan dan Nusa Tenggara Timur. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kenyamanan bagi jamaah dalam menjalankan ibadah di bulan penuh berkah.

Bantuan tersebut diberikan kepada Masjid Darul Abror di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, serta Masjid Babul Jannah Talebuli di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Penyaluran dilaksanakan pada 15 Februari 2026.

Sebanyak tujuh rol karpet disalurkan, dengan rincian tiga rol untuk Masjid Darul Abror dan empat rol untuk Masjid Babul Jannah Talebuli. Karpet tersebut langsung dimanfaatkan oleh para jamaah untuk melaksanakan salat berjamaah dan ibadah tarawih selama Ramadan.

Proses distribusi turut dibantu oleh relawan setempat guna memastikan bantuan diterima dengan baik dan dapat segera digunakan. Secara keseluruhan, sekitar 220 jamaah merasakan manfaat dari program ini.

Suasana haru pun terasa ketika karpet baru mulai digelar menutupi lantai masjid. Para jamaah mengucap hamdalah dan menyampaikan doa-doa terbaik bagi para donatur serta relawan yang telah menghadirkan kenyamanan dalam beribadah.

Rumah Anak Bisa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para donatur serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Diharapkan, bantuan ini dapat membantu jamaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk, sekaligus menghadirkan rasa kepedulian yang nyata hingga ke berbagai daerah.

Penyaluran kali ini menjadi pengingat bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti besar ketika dilakukan dengan niat tulus. Dari proses perjalanan hingga momen karpet digelar, seluruh rangkaian kegiatan dipenuhi rasa syukur dan kebersamaan.

Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dan semakin menguatkan semangat untuk terus berbagi serta menghadirkan manfaat bagi sesama.

Ramadan Lebih Tenang, Bantuan Pangan Disalurkan untuk Para Santri Pelosok

semakinpeduli.com – Dalam rangka mendukung pemenuhan kebutuhan pangan menjelang bulan Ramadan, Rumah Anak Bisa menyalurkan bantuan sembako untuk dua lembaga pengasuhan anak di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Rabu, 13 Februari 2026, dengan lokasi pertama di LKSA Rohadi Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Di lokasi ini, sebanyak 30 santri menerima bantuan kebutuhan pangan. Sementara itu, bantuan juga disalurkan ke Panti Asuhan Nur Iqsan Ibrahim yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 52 santri. Bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, telur, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Seluruh sembako tersebut diharapkan dapat membantu mencukupi kebutuhan pangan para santri selama menjalani ibadah di bulan Ramadan. Dalam proses distribusinya, Rumah Anak Bisa turut melibatkan para relawan setempat guna memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan dukungan nyata bagi anak-anak yang membutuhkan. Secara keseluruhan, sebanyak 82 santri menerima manfaat dari program penyaluran bantuan pangan ini. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para pengurus panti serta menambah semangat para santri dalam menjalani aktivitas dan ibadah selama Ramadan. Rumah Anak Bisa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya para donatur yang telah mempercayakan amanah kebaikannya. “Terima kasih kepada Rumah Anak Bisa dan para donatur. Semoga lancar dan sukses selalu,” demikian disampaikan dalam kegiatan penyaluran bantuan. Melalui program ini, Rumah Anak Bisa berkomitmen untuk terus mendampingi dan memenuhi kebutuhan dasar anak-anak di berbagai wilayah Indonesia, khususnya menjelang momentum penting seperti bulan Ramadan.

Jelang Ramadan, Bantuan Alat Sholat Tersalurkan ke Adik-adik dan Lansia Pelosok

semakinpeduli.com – Sebanyak 100 penerima manfaat yang terdiri dari 40 lansia di Kampung Samarkaton, Desa Pengandangan Barat, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, NTB dan 60 santri di Yayasan Hidayatul Mutholibin, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menerima bantuan alat sholat pada Sabtu (08/02/2026). Bantuan yang disalurkan berupa mukena dan sarung untuk para santri, serta baju koko untuk para lansia di NTB. Seluruh perlengkapan ibadah tersebut diberikan untuk mendukung kenyamanan mereka dalam beribadah, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadan. Program ini diinisiasi dan disalurkan bersama para relawan di masing-masing wilayah. Proses distribusi dilakukan secara langsung kepada para penerima manfaat di lokasi, dengan melibatkan relawan setempat agar bantuan tepat sasaran. Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan dukungan nyata bagi para lansia dan santri yang membutuhkan, agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan lebih layak dan nyaman. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Rumah Anak Bisa dan seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam program ini. Dukungan tersebut dinilai sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan ibadah para penerima manfaat. Harapannya, kebaikan yang telah diberikan dapat membawa kelancaran dan kesuksesan bagi semua pihak yang terlibat.

Rumah Anak Bisa Kembali Salurkan Bantuan untuk Abah Jamin

semakinpeduli.com, Karawang | 6 Februari 2026 – Rumah Anak Bisa kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Abah Jamin dan keluarganya yang tinggal di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Kamis, 6 Februari 2026, dan disalurkan langsung di kediaman Abah Jamin. Bantuan yang diberikan meliputi kasur, lemari, kebutuhan gizi harian, serta santunan tunai guna membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Proses penyaluran dilakukan secara langsung agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran. Dalam pelaksanaannya, Rumah Anak Bisa dibantu dengan relawan kami yang berada di Kabupaten Karawang untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Sebanyak lima orang menjadi penerima manfaat dari penyaluran bantuan ini. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga Abah Jamin serta memberikan kenyamanan dan dukungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Rumah Anak Bisa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program ini, khususnya para donatur yang telah mempercayakan amanah kebaikannya.

“Terima kasih kepada Rumah Anak Bisa dan para donatur. Semoga setiap kebaikan dibalas dengan kelancaran dan kesuksesan selalu,” Ucap terima kasih Abah Jamin

Melalui program kemanusiaan ini, Rumah Anak Bisa berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan dan bantuan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.

Harapan di Tengah Keterbatasan, Bantuan Logistik Disalurkan untuk Warga Sumatera

semakinpeduli.com, Sumatera (23/01) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak di wilayah Sumatera, Rumah Anak Bisa menyalurkan bantuan logistik guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi yang sulit.

Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, dengan menjangkau dua wilayah, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, serta Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan harian pokok, seperti beras, telur dan mie instan. Selain itu, Rumah Anak Bisa juga menyediakan perlengkapan khusus untuk balita, meliputi susu, pampers, serta peralatan kebersihan seperti sabun cuci pakaian.

Untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, relawan Rumah Anak Bisa menyalurkan kebutuhan pokok harian melalui salah satu posko dapur umum yang berada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara itu, bantuan keperluan balita didistribusikan melalui salah satu posko di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Proses pendistribusian bantuan tersebut turut dibantu oleh Basecamp Solidaritas Indonesia.

Dari penyaluran ini, sebanyak 200 warga menerima manfaat langsung dari bantuan yang diberikan. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan anak-anak di masa darurat.

Rumah Anak Bisa menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program kemanusiaan ini.

Semoga kita bisa terus hadir menyalurkan bantuan dan menumbuhkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah-wilayah yang terdampak kondisi darurat di berbagai penjuru Indonesia.

Menguatkan Iman di Pelosok Negeri, Bantuan Alat Sholat untuk Mualaf tersalurkan

semakinpeduli.com, Lombok Tengah–Kupang (18/01) – Rumah Anak Bisa kembali menyalurkan bantuan alat salat kepada para mualaf di dua wilayah berbeda di Indonesia, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dalam menguatkan langkah awal mereka mempelajari dan menjalankan ajaran Islam.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Sabtu, 18 Januari 2026, dengan lokasi pertama di Dusun Beber, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di wilayah ini, sebanyak 10 pcs mukena disalurkan kepada para mualaf yang membutuhkan sarana ibadah yang layak.

Sementara itu, penyaluran juga dilakukan di Kelurahan Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 5 sarung dibagikan kepada mualaf setempat sebagai perlengkapan ibadah sehari-hari.

Total sebanyak 15 orang mualaf menerima manfaat dari program ini. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus sarana pendukung bagi para penerima dalam menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.

Melalui kegiatan ini, Rumah Anak Bisa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya para donatur yang dengan tulus menyalurkan kebaikannya.

Rumah Anak Bisa mengucapan terima kasih kepada para donator yang senantiasa berpartisipasi dalam kebaikan ini. Dan kami juga selalu berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kebermanfaatan, khususnya bagi saudara-saudara mualaf di berbagai pelosok negeri, agar mereka dapat menjalani perjalanan iman dengan lebih tenang dan penuh harapan.

Peduli Pendidikan Agama, Rumah Anak Bisa Salurkan Al-Qur’an untuk Para Santri Pelosok

Alhamdulillah, pada 11 Januari 2026, kebaikan kembali tersampaikan melalui program Penyaluran Bantuan Al-Qur’an untuk para Santri. Bantuan ini menjadi ikhtiar untuk menghadirkan sarana belajar yang lebih layak bagi para santri dalam mendalami Al-Qur’an.

Sebanyak 35 mushaf Al-Qur’an telah disalurkan kepada 35 santri di dua wilayah, yakni TPQ Al-Hikmah Nangahure Lembah, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dan Masjid Istiqomah, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Bagi para santri, kehadiran Al-Qur’an ini bukan sekadar buku bacaan, melainkan teman belajar harian yang akan menemani proses mengaji, menghafal, dan memahami ayat-ayat suci. Di tengah keterbatasan fasilitas yang ada, bantuan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Program ini terwujud berkat kolaborasi dan kepedulian banyak pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Rumah Anak Bisa dan seluruh donatur yang telah berkontribusi. Semoga setiap huruf yang dibaca dan dihafalkan oleh para santri menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi semua yang terlibat.

Kepedulian Rumah Anak Bisa dan #Temananak Hadir untuk Adik Zahra Penderita Tumor Ganas

Alhamdulillah, berkat kebaikan dan kepedulian para donatur serta #TemanAnak, pada 04 Januari 2026 bantuan untuk Adik Zahra, anak penderita tumor ganas, telah berhasil disalurkan.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan untuk meringankan beban Adik Zahra dan keluarganya di tengah keterbatasan ekonomi. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam proses pengobatan yang harus dijalani, sehingga dukungan dari orang-orang baik sangat dibutuhkan.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pampers, susu, santunan tunai, serta berbagai kebutuhan penunjang lainnya yang diperlukan selama masa perawatan Adik Zahra.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada orang tua Adik Zahra, dengan tujuan agar bantuan dapat segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan yang paling mendesak.

Melalui bantuan ini, diharapkan beban Adik Zahra dan keluarga dapat sedikit berkurang, serta Adik Zahra dapat memperoleh perawatan yang lebih layak dan kesempatan untuk pulih sehingga dapat kembali menjalani hari-hari dengan lebih baik.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan #TemanAnak yang telah membersamai ikhtiar kebaikan ini. Setiap rupiah yang dititipkan menjadi harapan dan kekuatan baru bagi Adik Zahra.

Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan dibalas dengan keberkahan yang berlipat. Aamiin.

Rumah Anak Bisa Bantu Penuhi Gizi Harian Santri Melalui Penyaluran Sembako

semakinpeduli.com – Rumah Anak Bisa kembali melaksanakan program pekanannya melalui penyaluran bantuan pangan kepada para santri di dua panti asuhan. Pada 16 November 2025, bantuan berupa paket sembako meliputi beras, minyak goreng, telur, dan kebutuhan pokok lainnya. Disalurkan kepada 65 santri yang berada di Panti Asuhan Muhammadiyah Kerinci (Kabupaten Kerinci, Jambi) dan Panti Asuhan Sunan Muria (Kabupaten Semarang, Jawa Tengah).

Program bantuan pangan ini menjadi bagian dari komitmen Rumah Anak Bisa dalam mendukung kebutuhan dasar anak-anak asuh, terutama mereka yang tinggal di panti asuhan dan memiliki keterbatasan akses pemenuhan gizi harian. Melalui bantuan tersebut, diharapkan para santri dapat menjalani kegiatan belajar dan ibadah dengan kondisi yang lebih sehat dan terpenuhi kebutuhan dasarnya.

Salah satu santri dari Panti Asuhan Sunan Muria menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. “Terima kasih Rumah Anak Bisa dan para donatur. Semoga lancar dan sukses selalu,” ucapnya singkat namun penuh ketulusan.

Rumah Anak Bisa menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang terus mendukung keberlangsungan program-program kemanusiaan. Lembaga ini berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan, menghadirkan manfaat bagi lebih banyak anak di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan adanya dukungan masyarakat, Rumah Anak Bisa berharap kegiatan penyaluran pangan ini dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para santri di panti asuhan.

Dukung Pembelajaran Agama, Rumah Anak Bisa Salurkan Al-Qur’an ke Tiga Lembaga Pendidikan

semakinpeduli.com – Rumah Anak Bisa kembali menjalankan program pekanannya dengan menyalurkan Al-Qur’an dan Iqra kepada para santri di tiga wilayah Indonesia. Pada 9 November 2025, total 35 Iqra dan 28 Al-Qur’an resmi diserahkan kepada 140 santri yang belajar di tiga lembaga pendidikan keagamaan, yakni PAUD Al-Fadilah (Kab. Serang, Banten), TPQ Baiti Jannati (Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara), dan TPQ Al-Ikhlas (Kab. Pamekasan, Jawa Timur).

Program ini menjadi bagian dari komitmen Rumah Anak Bisa dalam mendukung pendidikan agama sejak usia dini, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan sarana belajar.

Di Pamekasan, sambutan hangat datang dari para santri TPQ Al-Ikhlas. Seorang santriwati tampak antusias saat menggenggam Al-Qur’an barunya. “Kami senang sekali dengan adanya Al-Qur’an ini. Kami jadi semakin semangat mengaji. Terima kasih,” ujarnya penuh ceria.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh pengurus TPQ Al-Ikhlas yang menerima langsung bantuan tersebut. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada donatur Rumah Anak Bisa. Mudah-mudahan Rumah Anak Bisa semakin lancar dengan bantuan Qur’annya yang diberikan kepada santri-santri kami. Semoga Allah memberikan keberkahan atas kebaikan para donatur,” tutur salah satu pengurus.

Penyaluran ini tidak hanya memberikan manfaat berupa buku belajar, tetapi juga menumbuhkan semangat para santri untuk terus memperdalam ilmu agama. Rumah Anak Bisa berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak di berbagai pelosok negeri.

Dengan dukungan para donatur, Rumah Anak Bisa akan terus menghadirkan akses belajar yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia, terutama dalam pendidikan Al-Qur’an.