Meringankan Beban Hidup, Batuan Sembako untuk Ibu Romlah

semakinpeduli.com – Bantuan sembako disalurkan kepada Ibu Romlah, warga lanjut usia di Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, pada 28 September 2025. Pada usianya yang telah mencapai 86 tahun, Ibu Romlah masih berjuang mencari nafkah dengan cara yang sangat sederhana.

Setiap pagi, beliau duduk di sudut jalan beralaskan tikar tipis. Dengan beberapa botol air mineral, kopi, dan mie instan yang ia jajakan, Ibu Romlah berusaha memenuhi kebutuhan hariannya. Meskipun penghasilannya tidak seberapa, ia tetap menerima setiap pendapatan dengan penuh rasa syukur. Semangatnya untuk terus bertahan hidup tidak pernah pudar, meski tubuhnya sudah renta dan langkahnya tak lagi tegap.

Melihat kondisi tersebut, Alahadulilah penyaluran bantuan sembako dilakukan secara langsung ke kediaman Ibu Romlah. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-harinya, sekaligus meringankan beban yang selama ini ia tanggung sendirian.

Penyaluran ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap para lansia yang masih berjuang untuk bertahan hidup, tetapi juga pengingat bahwa di sekitar kita masih banyak sosok seperti Ibu Romlah yang dengan segala keterbatasan tetap menunjukkan keteguhan dan rasa syukur dalam menjalani hidup. Semoga bantuan ini membawa sedikit kelegaan dan kenyamanan bagi hari-hari beliau ke depan.

Dukungan Pangan untuk Abah Emed yang Hidup dalam Keterbatasan

semakinpeduli.com – Pada 22 September 2025, Rumah Anak Bisa bersama dengan partner menyalurkan bantuan sembako kepada Abah Emed, seorang lansia yang tinggal di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Meski hidup dengan kondisi yang serba sederhana, Abah Emed dikenal sebagai sosok yang tetap tegar dan jarang mengeluh.

Sehari-hari, Abah menjalani hidupnya dengan kemampuan yang ia punya, meskipun usianya tidak lagi muda. Tidak selalu mudah baginya untuk memenuhi kebutuhan pokok, namun ia tetap berusaha bertahan dengan penuh kesabaran.

Bantuan sembako yang diberikan ini menjadi dukungan kecil untuk meringankan langkahnya. Dalam penyaluran kali ini, Abah Emed menjadi penerima manfaat tunggal, dan bantuan tersebut langsung disampaikan ke kediamannya.

Harapannya, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar Abah Emed dan memberikan sedikit kehangatan bagi hari-harinya di usia senja. Bantuan tersebut juga menjadi pengingat bahwa kebaikan kecil dapat membawa dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.

Terima Kasih #Sahabatpeduli atas Bantuan Untuk Abah Jamin dan Keluarganya

semakinpeduli.com – Minggu, 19 September 2025, bantuan sembako disalurkan kepada Abah Jamin, seorang pria lanjut usia yang tinggal di Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Hidup dalam kondisi yang penuh perjuangan, Abah Jamin setiap hari masih berupaya mencari rongsokan demi menghidupi keluarganya di rumah, meski langkahnya kini mulai melemah dan kakinya sering gemetar.

Tangan tuanya tetap bekerja, menyisir jalan demi jalan, karena di rumah ia harus mengurus keluarga yang hampir seluruhnya sakit. Sang istri sedang sakit, dua anaknya mengalami kelumpuhan dan gangguan mental, sementara cucunya juga hidup dengan kondisi gangguan jiwa. Dengan segala keterbatasan, Abah Jamin menjadi satu-satunya harapan bagi mereka.

Alhamdulillah berkat niat baik ara donator dan #Temananak, penyaluran bantuan sembako dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap perjuangan Abah Jamin. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan keluarga serta memberikan sedikit ruang bagi Abah untuk beristirahat dari beban berat yang ia pikul setiap hari.

Dalam penyaluran ini, Abah Jamin menjadi penerima manfaat tunggal. Meski sederhana, bantuan tersebut membawa harapan baru agar beliau dan keluarganya dapat menjalani hari dengan sedikit lebih tenang. Penyaluran ini juga menjadi pengingat bahwa di sekitar kita masih banyak sosok-sosok kuat yang diam-diam berjuang luar biasa demi keluarga tercinta. Semoga bantuan ini menjadi langkah kecil yang berarti bagi kehidupan Abah Jamin.

Ringankan Beban Hidup, Bantuan Sembako Disalurkan untuk Nek Kariyem

semakinpeduli.com – Pada 15 September 2025, Rumah Anak Bisa kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga lansia yang membutuhkan. Kali ini, bantuan tersebut diberikan kepada Nek Kariyem, seorang perempuan lanjut usia yang tinggal di Kecamatan Batununggal, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hidup seorang diri dengan kondisi yang serba terbatas, Nek Kariyem mengandalkan kebaikan lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

Di usia yang tidak lagi muda, aktivitas sehari-hari menjadi semakin berat bagi Nek Kariyem. Kondisi fisik yang melemah serta kesulitan ekonomi membuatnya harus berjuang untuk sekadar memenuhi kebutuhan pokok. Namun demikian, beliau tetap menjalani hari-harinya dengan kesabaran dan ketabahan yang luar biasa.

Bantuan sembako yang disalurkan langsung ke rumah Nek Kariyem ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan agar beliau dapat menjalani kesehariannya dengan lebih tenang. Paket sembako tersebut diharapkan mampu membantu meringankan beban hidupnya, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar yang semakin sulit dipenuhi sendiri.

Dalam penyaluran kali ini, Nek Kariyem menjadi penerima manfaat tunggal, dan bantuan yang diterima diharapkan dapat membawa sedikit kelegaan bagi beliau. Penyaluran ini juga menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan dan kepedulian bersama. Semoga dukungan ini dapat memberikan kenyamanan, kehangatan, serta kekuatan bagi Nek Kariyem untuk terus menjalani hari-harinya dengan penuh harapan.

66 Santri di Ende dan Lombok Timur Kini Bisa Belajar Ngaji dengan Al-Quran dan Iqro Baru

semakinpeduli.com, (14/09) — Upaya mendukung pendidikan agama anak-anak di pelosok terus digencarkan melalui penyaluran Al-Quran dan buku Iqro. Pada kesempatan kali ini, bantuan tersebut disalurkan ke dua lembaga pendidikan Al-Quran, yakni TPA Soraja di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, dan TPQ Al-Jawahir di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Sebanyak 66 santri di kedua tempat tersebut menjadi penerima manfaat dari program ini. Mereka menerima Al-Quran dan Iqro yang diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengaji sekaligus menumbuhkan semangat dalam memperdalam ilmu agama.

Para guru di kedua lembaga menyambut bantuan ini dengan penuh syukur. Menurut mereka, kebutuhan kitab Al-Quran dan Iqro masih sangat besar, terlebih banyak santri yang sebelumnya harus bergantian menggunakan buku karena keterbatasan jumlah.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu anak-anak dalam belajar. InsyaAllah semangat mereka semakin bertambah karena sudah punya mushaf dan Iqro sendiri,” ungkap pengajar dengan penuh haru.

Melalui penyaluran ini, diharapkan para santri dapat semakin tekun menimba ilmu agama, serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Derita Berlapis Tak Padamkan Semangat: Abah Didi Dapat Bantuan Sembako

semakinpeduli.com – Pada 12 September 2025, telah dilakukan penyaluran bantuan berupa paket sembako kepada Abah Didi, warga Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian Abah yang hidup dalam kondisi serba terbatas.

Abah Didi sebelumnya bekerja sebagai sopir angkutan umum di Bandung. Namun, rangkaian musibah mengubah hidupnya. Ia mengalami pengeroyokan yang menyebabkan mata kanannya buta permanen. Beberapa tahun kemudian, Abah kembali terkena musibah saat hendak menyeberang jalan dan menjadi korban tabrak lari. Akibat kecelakaan tersebut, kaki kanannya mengalami cacat dan membuatnya tidak bisa bekerja seperti dulu.

Kini, Abah Didi hidup seorang diri tanpa penghasilan tetap. Karena itu, penyaluran bantuan sembako ini diharapkan dapat memberikan dukungan nyata untuk meringankan kebutuhan sehari-harinya.

Melalui bantuan yang disalurkan, Abah Didi menjadi penerima manfaat tunggal dalam program ini. Semoga dukungan ini dapat membantu Abah menjalani hari-harinya dengan lebih tenang dan layak. Penyaluran ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama yang masih membutuhkan uluran tangan.

Alhamdulillah, Bantuan Donasi #Sahabatpeduli Ringankan Hidup Mak Wanah

semakinpeduli.com, Sukabumi (09/09) — Haru bercampur bahagia dirasakan oleh Mak Wanah, seorang lansia yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Kondisi rumahnya yang nyaris ambruk dan jauh dari kata layak sempat membuat beliau harus tidur hanya beralaskan karpet tipis. Untuk kebutuhan sehari-hari, Mak Wanah juga sering mengalami kesulitan memenuhi makanannya.

Namun, keadaan itu kini berubah. Berkat renovasi rumah yang dilakukan oleh Kapolri setempat, rumah Mak Wanah telah berdiri kokoh dan lebih layak untuk dihuni. Tak hanya itu, pada 9 September 2025 lalu, titipan donasi dari para #sahabatpeduli juga telah disalurkan langsung kepadanya.

Melalui penyaluran ini, Mak Wanah menerima perlengkapan rumah berupa lemari, kasur, bantal, dan guling, sehingga kini beliau bisa beristirahat dengan lebih nyaman. Untuk kebutuhan harian, turut diberikan paket pangan yang terdiri dari beras, minyak, telur, gula, teh, biskuit, hingga mie instan, serta santunan tunai guna memastikan kebutuhan makan sehari-hari lebih terjamin.

Dengan mata berkaca-kaca, Mak Wanah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para donatur yang telah peduli. Baginya, bantuan ini bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menghadirkan kembali harapan dan kebahagiaan dalam hidupnya.

Penyaluran ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bersama mampu membawa perubahan besar bagi mereka yang membutuhkan. Semoga langkah kebaikan ini terus berlanjut dan menjadi amal jariyah yang mengalir tanpa henti.

Alhamdulillah, 210 Santri Tahfidz Quran Terima Bantuan Pangan dari Para #Sahabatpeduli

semakinpeduli.com, Lombok Tengah — Pada tanggal 2 September 2025, amanah kebaikan dari para donatur kembali tersalurkan melalui program bantuan pangan untuk para santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Nurul Islam, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 210 santri yang menimba ilmu dan menghafal Al-Quran di pesantren tersebut menjadi penerima manfaat dari penyaluran kali ini. Bentuk bantuan yang diberikan meliputi bahan pangan pokok sehari-hari, antara lain beras, telur, mie, dan minyak goreng. Bantuan ini hadir sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan pangan para santri, sehingga mereka dapat lebih tenang dalam menjalani hari-hari belajar dan beribadah. Mengingat sebagian besar santri berasal dari latar belakang keluarga sederhana, kehadiran bantuan pangan ini tentu sangat berarti dalam meringankan beban pihak pesantren. Pengurus Ponpes Tahfidzul Quran Nurul Islam menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para donatur atas kepedulian dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan makan para santri, tetapi juga menjadi penyemangat agar para santri semakin giat dalam menuntut ilmu dan menjaga hafalan Al-Quran mereka. Melalui penyaluran ini, kembali tergambar bagaimana sinergi antara kepedulian masyarakat dan kebutuhan pesantren mampu melahirkan manfaat nyata. Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah bagi para donatur serta terus menginspirasi hadirnya gerakan kebaikan serupa di berbagai daerah lainnya.

Alhamdulillah, Bantuan Material untuk Pembangunan Masjid Al-Maksumi Asahan

semakinpeduli.com, Asahan (31/08) — Upaya membangun sarana ibadah yang layak bagi masyarakat terus mendapat dukungan. Sebanyak 30 sak semen dan 1.200 batu bata disalurkan untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Maksumi di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Masjid Al-Maksumi menjadi salah satu pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Setidaknya 120 jamaah rutin memanfaatkan masjid ini untuk melaksanakan salat berjamaah, kajian, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya. Namun, kondisi masjid yang masih dalam tahap pembangunan membuat jamaah belum bisa beribadah dengan nyaman.

Bantuan material ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan agar masjid segera bisa digunakan secara optimal. Dengan adanya tambahan semen dan batu bata, pembangunan struktur masjid bisa berjalan lebih lancar, terutama untuk tahap pengecoran dan penyelesaian dinding.

Pengurus Masjid Al-Maksumi menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat bersyukur atas kepedulian para donatur. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban pembangunan. Semoga dengan adanya dukungan ini, masjid bisa segera rampung dan masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk,” ujar pengurus masjid.

Selain sebagai tempat ibadah, keberadaan masjid juga diharapkan menjadi pusat pembinaan umat, tempat belajar Al-Quran bagi anak-anak, serta ruang silaturahmi bagi warga sekitar. Karena itu, keberlanjutan pembangunan masjid menjadi kebutuhan penting yang ditunggu-tunggu masyarakat.

Dengan adanya bantuan dari para donatur, masyarakat optimistis pembangunan Masjid Al-Maksumi dapat segera diselesaikan. Harapannya, masjid ini kelak tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kekuatan iman warga setempat.