Ringankan Beban Hidup, Bantuan Sembako Disalurkan untuk Nek Kariyem

semakinpeduli.com – Pada 15 September 2025, Rumah Anak Bisa kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga lansia yang membutuhkan. Kali ini, bantuan tersebut diberikan kepada Nek Kariyem, seorang perempuan lanjut usia yang tinggal di Kecamatan Batununggal, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hidup seorang diri dengan kondisi yang serba terbatas, Nek Kariyem mengandalkan kebaikan lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

Di usia yang tidak lagi muda, aktivitas sehari-hari menjadi semakin berat bagi Nek Kariyem. Kondisi fisik yang melemah serta kesulitan ekonomi membuatnya harus berjuang untuk sekadar memenuhi kebutuhan pokok. Namun demikian, beliau tetap menjalani hari-harinya dengan kesabaran dan ketabahan yang luar biasa.

Bantuan sembako yang disalurkan langsung ke rumah Nek Kariyem ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan agar beliau dapat menjalani kesehariannya dengan lebih tenang. Paket sembako tersebut diharapkan mampu membantu meringankan beban hidupnya, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar yang semakin sulit dipenuhi sendiri.

Dalam penyaluran kali ini, Nek Kariyem menjadi penerima manfaat tunggal, dan bantuan yang diterima diharapkan dapat membawa sedikit kelegaan bagi beliau. Penyaluran ini juga menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan dan kepedulian bersama. Semoga dukungan ini dapat memberikan kenyamanan, kehangatan, serta kekuatan bagi Nek Kariyem untuk terus menjalani hari-harinya dengan penuh harapan.

66 Santri di Ende dan Lombok Timur Kini Bisa Belajar Ngaji dengan Al-Quran dan Iqro Baru

semakinpeduli.com, (14/09) — Upaya mendukung pendidikan agama anak-anak di pelosok terus digencarkan melalui penyaluran Al-Quran dan buku Iqro. Pada kesempatan kali ini, bantuan tersebut disalurkan ke dua lembaga pendidikan Al-Quran, yakni TPA Soraja di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, dan TPQ Al-Jawahir di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Sebanyak 66 santri di kedua tempat tersebut menjadi penerima manfaat dari program ini. Mereka menerima Al-Quran dan Iqro yang diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengaji sekaligus menumbuhkan semangat dalam memperdalam ilmu agama.

Para guru di kedua lembaga menyambut bantuan ini dengan penuh syukur. Menurut mereka, kebutuhan kitab Al-Quran dan Iqro masih sangat besar, terlebih banyak santri yang sebelumnya harus bergantian menggunakan buku karena keterbatasan jumlah.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu anak-anak dalam belajar. InsyaAllah semangat mereka semakin bertambah karena sudah punya mushaf dan Iqro sendiri,” ungkap pengajar dengan penuh haru.

Melalui penyaluran ini, diharapkan para santri dapat semakin tekun menimba ilmu agama, serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Derita Berlapis Tak Padamkan Semangat: Abah Didi Dapat Bantuan Sembako

semakinpeduli.com – Pada 12 September 2025, telah dilakukan penyaluran bantuan berupa paket sembako kepada Abah Didi, warga Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian Abah yang hidup dalam kondisi serba terbatas.

Abah Didi sebelumnya bekerja sebagai sopir angkutan umum di Bandung. Namun, rangkaian musibah mengubah hidupnya. Ia mengalami pengeroyokan yang menyebabkan mata kanannya buta permanen. Beberapa tahun kemudian, Abah kembali terkena musibah saat hendak menyeberang jalan dan menjadi korban tabrak lari. Akibat kecelakaan tersebut, kaki kanannya mengalami cacat dan membuatnya tidak bisa bekerja seperti dulu.

Kini, Abah Didi hidup seorang diri tanpa penghasilan tetap. Karena itu, penyaluran bantuan sembako ini diharapkan dapat memberikan dukungan nyata untuk meringankan kebutuhan sehari-harinya.

Melalui bantuan yang disalurkan, Abah Didi menjadi penerima manfaat tunggal dalam program ini. Semoga dukungan ini dapat membantu Abah menjalani hari-harinya dengan lebih tenang dan layak. Penyaluran ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama yang masih membutuhkan uluran tangan.

Alhamdulillah, Bantuan Donasi #Sahabatpeduli Ringankan Hidup Mak Wanah

semakinpeduli.com, Sukabumi (09/09) — Haru bercampur bahagia dirasakan oleh Mak Wanah, seorang lansia yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Kondisi rumahnya yang nyaris ambruk dan jauh dari kata layak sempat membuat beliau harus tidur hanya beralaskan karpet tipis. Untuk kebutuhan sehari-hari, Mak Wanah juga sering mengalami kesulitan memenuhi makanannya.

Namun, keadaan itu kini berubah. Berkat renovasi rumah yang dilakukan oleh Kapolri setempat, rumah Mak Wanah telah berdiri kokoh dan lebih layak untuk dihuni. Tak hanya itu, pada 9 September 2025 lalu, titipan donasi dari para #sahabatpeduli juga telah disalurkan langsung kepadanya.

Melalui penyaluran ini, Mak Wanah menerima perlengkapan rumah berupa lemari, kasur, bantal, dan guling, sehingga kini beliau bisa beristirahat dengan lebih nyaman. Untuk kebutuhan harian, turut diberikan paket pangan yang terdiri dari beras, minyak, telur, gula, teh, biskuit, hingga mie instan, serta santunan tunai guna memastikan kebutuhan makan sehari-hari lebih terjamin.

Dengan mata berkaca-kaca, Mak Wanah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para donatur yang telah peduli. Baginya, bantuan ini bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menghadirkan kembali harapan dan kebahagiaan dalam hidupnya.

Penyaluran ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bersama mampu membawa perubahan besar bagi mereka yang membutuhkan. Semoga langkah kebaikan ini terus berlanjut dan menjadi amal jariyah yang mengalir tanpa henti.

Alhamdulillah, 210 Santri Tahfidz Quran Terima Bantuan Pangan dari Para #Sahabatpeduli

semakinpeduli.com, Lombok Tengah — Pada tanggal 2 September 2025, amanah kebaikan dari para donatur kembali tersalurkan melalui program bantuan pangan untuk para santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Nurul Islam, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 210 santri yang menimba ilmu dan menghafal Al-Quran di pesantren tersebut menjadi penerima manfaat dari penyaluran kali ini. Bentuk bantuan yang diberikan meliputi bahan pangan pokok sehari-hari, antara lain beras, telur, mie, dan minyak goreng. Bantuan ini hadir sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan pangan para santri, sehingga mereka dapat lebih tenang dalam menjalani hari-hari belajar dan beribadah. Mengingat sebagian besar santri berasal dari latar belakang keluarga sederhana, kehadiran bantuan pangan ini tentu sangat berarti dalam meringankan beban pihak pesantren. Pengurus Ponpes Tahfidzul Quran Nurul Islam menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para donatur atas kepedulian dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan makan para santri, tetapi juga menjadi penyemangat agar para santri semakin giat dalam menuntut ilmu dan menjaga hafalan Al-Quran mereka. Melalui penyaluran ini, kembali tergambar bagaimana sinergi antara kepedulian masyarakat dan kebutuhan pesantren mampu melahirkan manfaat nyata. Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah bagi para donatur serta terus menginspirasi hadirnya gerakan kebaikan serupa di berbagai daerah lainnya.

Alhamdulillah, Bantuan Material untuk Pembangunan Masjid Al-Maksumi Asahan

semakinpeduli.com, Asahan (31/08) — Upaya membangun sarana ibadah yang layak bagi masyarakat terus mendapat dukungan. Sebanyak 30 sak semen dan 1.200 batu bata disalurkan untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Maksumi di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Masjid Al-Maksumi menjadi salah satu pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Setidaknya 120 jamaah rutin memanfaatkan masjid ini untuk melaksanakan salat berjamaah, kajian, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya. Namun, kondisi masjid yang masih dalam tahap pembangunan membuat jamaah belum bisa beribadah dengan nyaman.

Bantuan material ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan agar masjid segera bisa digunakan secara optimal. Dengan adanya tambahan semen dan batu bata, pembangunan struktur masjid bisa berjalan lebih lancar, terutama untuk tahap pengecoran dan penyelesaian dinding.

Pengurus Masjid Al-Maksumi menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat bersyukur atas kepedulian para donatur. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban pembangunan. Semoga dengan adanya dukungan ini, masjid bisa segera rampung dan masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk,” ujar pengurus masjid.

Selain sebagai tempat ibadah, keberadaan masjid juga diharapkan menjadi pusat pembinaan umat, tempat belajar Al-Quran bagi anak-anak, serta ruang silaturahmi bagi warga sekitar. Karena itu, keberlanjutan pembangunan masjid menjadi kebutuhan penting yang ditunggu-tunggu masyarakat.

Dengan adanya bantuan dari para donatur, masyarakat optimistis pembangunan Masjid Al-Maksumi dapat segera diselesaikan. Harapannya, masjid ini kelak tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kekuatan iman warga setempat.

Alhamdulillah Bantuan Tahap 2 untuk Adik Rafa Telah Disalurkan

semakinpeduli.com, Bandung – Pada Selasa, 26 Agustus 2025, tim penyaluran telah menyampaikan amanah donasi untuk adik Rafa berupa susu, popok, serta bantuan tunai yang dipergunakan untuk biaya pengobatan.

Setelah menjalani pengobatan nuklir kedua (terapi medis dengan penggunaan zat radioaktif untuk menekan pertumbuhan sel kanker), kondisi Rafa menunjukkan adanya dua titik perdarahan di usus. Dokter menyebut kemungkinan besar Rafa perlu menjalani operasi untuk menghentikan perdarahan tersebut. Sementara itu, sel kanker yang dideritanya masih ada dan masih dikonsultasikan untuk langkah terapi selanjutnya.

Gejala muntah darah yang sebelumnya cukup sering dialami kini mulai berkurang. Namun, Rafa kembali menghadapi tantangan baru dengan perdarahan pada anus, terutama saat buang air besar.

Tak hanya Rafa, ibunya pun ikut merasakan cobaan berat. Usai mendampingi anaknya menjalani pengobatan nuklir, sang ibu jatuh sakit hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat masalah lambung dan tekanan darah rendah.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur Rumah Anak Bisa. Mereka mendoakan agar setiap kebaikan yang diberikan mendapat balasan berlipat dari Allah SWT berupa keberkahan, kesehatan, dan rezeki yang luas.

Kini, Rafa masih membutuhkan doa dan dukungan agar segera diberikan kesembuhan serta kekuatan bagi keluarganya dalam menghadapi ujian ini.

Mak Kasnah Tutup Usia, Bantuan Dilanjutkan untuk Abah dan Emak Dhuafa Lainnya

Karawang Kabar duka datang dari penerima manfaat program bantuan, Mak Kasnah, yang telah berpulang ke rahmatullah sebelum tahap kedua bantuan sempat disalurkan. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga Allah SWT menenangkan beliau di alam kuburnya, mengampuni segala dosa, dan menempatkannya di surga-Nya yang luas.

Meski demikian, amanah kebaikan dari para donatur tidak berhenti. Dana yang terkumpul melalui campaign Mak Kasnah tetap disalurkan kepada tujuh lansia dhuafa lainnya yang juga hidup dalam kondisi serba kekurangan

Bantuan berupa paket sembako dan santunan tunai telah diberikan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan harian para lansia dhuafa tersebut. Sambutan penuh syukur datang dari mereka, yang dengan tulus mendoakan para donatur agar selalu diberi kesehatan, dimudahkan rezekinya, dan diberkahi hidupnya.

Program ini menjadi pengingat bahwa meski satu pintu telah tertutup, banyak pintu kebaikan lain yang tetap bisa terbuka untuk membantu sesama.

Kakek Pencari Rongsokan di Kiaracondong Terima Bantuan Hidup dari Donatur

semakinpeduli.com, Bandung (23/08) — Kepedulian untuk lansia dhuafa kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan kepada Kakek Soeroso, seorang lansia pencari rongsokan yang tinggal di Jl. Babakan Sari III RT 02/15, Desa Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.

Pada Sabtu, 23 Agustus 2025, tim menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan dukungan biaya kontrakan untuk meringankan beban hidup sehari-hari Kakek Soeroso. Selama ini, beliau harus bertahan hidup dari hasil memungut rongsokan di sekitar lingkungan, meski usia dan kondisi fisiknya sudah semakin lemah.

Bantuan sembako yang diberikan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan harian, sementara bantuan biaya kontrakan membantu memastikan Kakek Soeroso tetap memiliki tempat tinggal yang layak dan aman untuk beristirahat.

Dengan penuh rasa haru, Kakek Soeroso menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah peduli. Bantuan ini, menurutnya, bukan hanya sekadar meringankan beban hidup, tetapi juga memberi semangat baru untuk tetap tegar menghadapi hari-hari di masa tuanya.

Penyaluran ini menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia yang membutuhkan uluran tangan. Semoga kebaikan yang tersalurkan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak kepedulian di tengah masyarakat.

Ringankan Beban Hidup, Bantuan Disalurkan untuk Abah Adang di Banjaran, Bandung

semakinpeduli.com, Bandung (23/08) — Kepedulian untuk lansia dhuafa kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi Abah Adang, seorang lansia yang tinggal di Kampung Kebontungggul, RT 04/01, Desa Campakamulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Pada Sabtu, 23 Agustus 2025, tim menyalurkan bantuan berupa santunan modal usaha dan kebutuhan sembako harian. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup sehari-hari Abah Adang sekaligus memberikan dorongan semangat agar beliau bisa tetap mandiri di usia senjanya.

Abah Adang dikenal sebagai sosok yang tetap gigih berusaha meski kondisi fisik tidak lagi sekuat dulu. Dengan keterbatasan ekonomi, beliau berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga dukungan modal usaha sangat berarti agar beliau memiliki peluang menambah penghasilan.

Selain itu, bantuan sembako yang diberikan juga menjadi bekal penting untuk memenuhi kebutuhan pokok harian, mulai dari beras, minyak, hingga kebutuhan pangan lainnya.

Dengan penuh haru, Abah Adang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para donatur yang telah peduli. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar meringankan beban, tetapi juga menjadi penguat semangat untuk tetap tegar menghadapi hari-hari di masa tuanya.

Penyaluran ini menjadi wujud nyata bahwa kepedulian bersama dapat membawa perubahan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir, sekaligus menginspirasi hadirnya lebih banyak kebaikan di masyarakat.